You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Bumi Dipasena Utama

Kampung Bumi Dipasena Utama

Mohon tunggu sebentar...

Website Resmi

Kampung Bumi Dipasena Utama

Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tulang Bawang

Provinsi Lampung

Loading...
Selamat datang di layanan online Kampung Bumi Dipasena Utama, sarana informasi bagi masyarakat umum
Strategi Penanganan Pencegahan Stunting di Kampung Bumi Dipasena Utama
Berita Desa

Strategi Penanganan Pencegahan Stunting di Kampung Bumi Dipasena Utama

AHMAD RIFA'I
12 September 2024
148 Kali Views

Bumi Dipasena Utama, 10 September 2024 – di Pendopo Kampung Bumi Dipasena Utama menjadi saksi pelaksanaan kegiatan Rembuk Stunting, sebuah forum yang bertujuan untuk menggalang kesepakatan dan solusi dalam upaya pencegahan stunting di kampung tersebut. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan dari Camat Rawajitu Timur yang diwakili oleh Bapak Suyanto, Kepala Kampung Bumi Dipasena Utama, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua RW, Puskesmas Rawajitu Timur, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Rawajitu Timur, TP PKK Kampung Bumi Dipasena Utama, TPK (Tim Pendamping Keluarga), PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa), serta seluruh kader kesehatan dan KB. Acara dipandu oleh moderator Wisnu Eka Pradana.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Suyanto, perwakilan Camat Rawajitu Timur, yang menyampaikan pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan stunting di tingkat kampung. Suyanto menegaskan bahwa Rembuk Stunting adalah momentum penting untuk melakukan evaluasi dan perencanaan yang lebih matang guna menekan angka stunting, terutama di wilayah Rawajitu Timur yang masih memiliki tantangan dalam hal kesehatan dan gizi.

WhatsApp_Image_2024-09-10_at_10-24-26_a1dad089 

Selanjutnya, Kepala Kampung Bumi Dipasena Utama juga memberikan sambutannya dengan menekankan pentingnya koordinasi antar berbagai pihak yang terlibat dalam upaya ini. Ia berharap kegiatan rembuk ini dapat menghasilkan solusi yang konkret dan dapat segera diimplementasikan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ida dari PLKB Rawajitu Timur memberikan sosialisasi tentang rencana pembentukan Sekolah Lansia di setiap kampung yang akan dijalankan oleh kader lansia dari BKKBN. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan pemahaman lebih lanjut bagi para lansia mengenai kesehatan, sehingga peran lansia dalam menjaga kesehatan keluarga dapat semakin maksimal.

“Sekolah Lansia ini diharapkan menjadi wadah bagi para lansia untuk lebih memahami pentingnya kesehatan, terutama dalam menjaga pola hidup yang sehat. Lansia juga dapat berperan aktif dalam memberikan contoh pola hidup sehat bagi keluarga mereka,” ungkap Ibu Ida dalam sosialisasinya.

WhatsApp_Image_2024-09-10_at_10-24-26_dae9dab0 

Selain itu, Ibu Ida juga mengungkapkan bahwa Tim Pendamping Keluarga akan dibagi menjadi dua wilayah, yakni Blok 02 dan Blok 03. Pembagian ini bertujuan untuk memudahkan tim dalam menjalankan tugasnya, termasuk memberikan pendampingan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan terkait pencegahan stunting. Dengan pemisahan wilayah ini, diharapkan proses pendampingan dapat lebih efektif dan efisien, serta memudahkan pemantauan dan evaluasi terhadap keluarga yang menjadi target pendampingan.

Tak hanya itu, dalam forum tersebut juga muncul usulan terkait BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang ditujukan khusus untuk pencegahan stunting. Usulan ini mendapat perhatian dari peserta Rembuk Stunting sebagai salah satu langkah konkret dalam mendorong pencegahan stunting di kampung tersebut.

WhatsApp_Image_2024-09-10_at_12-17-48_f39ab383  

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka stunting di Kampung Bumi Dipasena Utama dapat berkurang secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan, sehingga generasi penerus kampung ini dapat tumbuh sehat dan kuat.

(AR/IAW/S)

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin

CAPTCHA

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan