Penebaran Benur Udang Vannamei Dukung Ketahanan Pangan Kampung Bumi Dipasena Utama
Bumi Dipasena Utama, 06 Mei 2025 - Upaya mendukung ketahanan pangan di Kampung Bumi Dipasena Utama kembali diwujudkan melalui kegiatan penebaran benur udang vannamei yang berlangsung pada Selasa (06/05) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bumkam Barokah Karya Utama dengan melibatkan enam orang petambak yang merupakan mitra juga sebagai pembudidaya benur vannamei.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Dari pihak kampung, hadir Wisnu Eka Pradana selaku Sekretaris Kampung dan Joko Ardiyono sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum. Dari pihak Bumkam Barokah Karya Utama, hadir Direktur Bumkam Tugiyo beserta anggota lainnya. Pihak Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) juga turut serta, diwakili oleh Ketua BPK Imronsyah, Wakil Ketua BPK Mujiman, serta anggota BPK Sutikno Widodo. Selain itu, beberapa perwakilan RW juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Wisnu Eka Pradana dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan di kampung. "Kegiatan ini sangat penting bagi ketahanan pangan kampung kita. Dengan adanya budidaya udang vannamei ini, diharapkan dapat menjadi tambahan sumber Pendapatan Asli Kampung," ujarnya. Dengan alokasi dana sebesar 20% dari pagu DD Rp 158.118.000, kegiatan ini dibagi menjadi 2 tahap. Dalam sistem mitra antara pembudidaya dengan Bumkam Barokah Karya Utama menggunakan sistem bagi hasil, dimana 60% keuntungan untuk petambak pembudidaya dan 40% keuntungan untuk Bumkam Barokah Karya Utama. Lalu penjualan hasil panen nya mencari pembeli dengan harga tertinggi, sehingga dapat lebih saling menguntungkan pada kedua belah pihak juga dapat meraih hasil keuntungan yang maksimal. Selain itu, pihak mitra pembubidaya juga mendapatkan dana biaya hidup sebesar Rp 500.000 per periode tebaran dan biaya sewa lahan tambak sebesar Rp 1.500.000.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 6 orang petambak sebagai mitra pembudidaya dan setiap petambak menerima 18 kantong benur yang setara dengan 36.000 ekor dari total keseluruhan 216.000 ekor benur udang vannamei. Setelah pembagian benur, dilakukan proses penebaran di tambak masing-masing mitra pembudidaya. Di lokasi tambak milik salah satu pembudidaya, Dadang, ia menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dari pihak kampung dan Bumkam Barokah Karya Utama. "Ini sangat membantu kami para pembudidaya udang yg terkendala modal untuk terus berbudidaya, terutama pada saat kondisi perekonomian sulit seperti ini. Saya berharap menjadi mitra pembudidaya yang amanah dan dapat memberikan hasil yang maksimal," kata Dadang.
.jpg)
Ketua BPK Imronsyah juga turut memberikan komentar terkait program tersebut. Menurutnya, peran serta masyarakat dalam program ketahanan pangan ini sangat penting agar keberhasilannya bisa dirasakan oleh seluruh warga. "Kami berharap semua pihak dapat terus mendukung agar budidaya ini sukses dan bermanfaat bagi kampung kita," pungkasnya.
Dengan adanya program ini, Kampung Bumi Dipasena Utama diharapkan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan.
IAW
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin